Banyak orang masih ragu beralih ke motor listrik karena khawatir dengan biaya dan performanya. Namun, tahukah kamu bahwa motor listrik bisa hemat pengeluaran hingga jutaan rupiah per tahun? Yuk, kita bandingkan!
Hemat Biaya Operasional
Dalam satu tahun, pengendara motor bensin biasa rata-rata menghabiskan sekitar Rp 6 juta untuk bahan bakar, sedangkan motor skutik maxi 250cc bisa mencapai Rp 12 juta. Sebagai perbandingan, motor listrik hanya membutuhkan biaya listrik sekitar Rp 2 juta untuk penggunaan harian. Jika kamu berkendara 50 km per hari, ini berarti pengeluaran bulanannya bisa turun drastis.
| Faktor | Motor Listrik | Motor Bensin Biasa | Motor Skutik Maxi 250cc |
|---|---|---|---|
| Biaya energi per 100 km | Rp 5.400 | Rp 25.000 | Rp 40.000 |
| Biaya tahunan (energi) | Rp 2 juta | Rp 6 juta | Rp 12 juta |
| Biaya perawatan tahunan | Rp 500 ribu | Rp 2 juta | Rp 4 juta |
| Pajak kendaraan | 0 | Rp 350.000 | Min. Rp 1,7 juta |
Sebagai contoh, jika kamu menggunakan motor 250cc selama lima tahun, biaya BBM yang kamu keluarkan bisa mencapai Rp 60 juta. Sementara itu, dengan motor listrik, total pengeluaran hanya sekitar Rp 10 juta. Penghematan ini bisa kamu gunakan untuk hal lain yang lebih bermanfaat, kan?
Hemat Biaya Energi: Charging vs Bahan Bakar
Motor listrik memiliki konsumsi energi sekitar 4,7 kWh per 100 km. Dengan tarif listrik rumah tangga Rp 1.200 per kWh, biaya pengisian daya hanya Rp 5.400 per 100 km. Sebaliknya, motor bensin biasa dengan konsumsi 1 liter per 40 km memerlukan Rp 25.000 untuk jarak yang sama, sedangkan motor skutik maxi 250cc dengan konsumsi lebih boros membutuhkan Rp 40.000 per 100 km.

